PTM Anak Sekolah Sudah Mulai Aktif, Tapi Tetap Ikuti Prokes.

PTM Anak Sekolah Sudah Mulai Aktif,  Tapi Tetap Ikuti Prokes.
PTM Anak Sekolah Sudah Mulai Aktif,  Tapi Tetap Ikuti Prokes.

PTM Anak Sekolah Sudah Mulai Aktif, Tapi Tetap Ikuti Prokes

 

Sekolah (baik SD, SMP dan SMA/sederajat) di Wilayah Kecamatan Way Khilau mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (13/9). PTM perdana tersebut masih bersifat simulasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Hari pertama PTM, anak SD dan SMP mulai diantar orangtuanya ke sekolah. SD Negeri 3 Way Khilau dan SD Negeri 16 Way Khilau yang menjadi percontohan PTM terbatas tersebut menyambut siswa mulai dari pintu gerbang, sampai di dalam kelas, sedangkan orang tua/wali yang mengantar tidak diperkenankan memasuki area dalam sekolah. Menurut Marhaiyun Efendi, S.E selaku Kasi Kesos dan merangkap sebagai Pj. Kepala Desa Kubu Batu menjelaskan bahwa PTM bagi anak SD lebih baik dibandingkan dengan daring di rumah. Tapi, risikonya orang tua harus antar dan jemput anak setiap hari, seperti dulu lagi. “Mudah-mudahan normal lagi sekolahnya,” kata Marhaiyun. SMP Negeri 9 Way Khilau dan SMP N 12 Way Khilau juga menggelar simulasi PTM tingkat SMP. Para siswa dan siswi menyambut baik PTM pertama, setelah hampir dua tahun tidak sekolah secara tata muka (//offline//). Sebagian murid mengaku pembelajaran daring (//online//) membosankan karena monoton, sebagian lagi ada yang senang, karena lebih santai. PTM disambut gembira para pelajar. Pasalnya, sekolah tanpa tatap muka berbeda sangat jauh kalau belajar langsung sama gurunya apalagi berkelompok teman. Selain memudahkan belajar bersama guru dan teman sekolah, juga tugas yang diberikan lebih mudah. Sementara, PTM untuk Tingkat SMA, Sekolah SMA Negeri 1 Way Khilau juga menggelar PTM pada Tanggal 13 September 2021 dan sudah mulai mengikuti Simulasi ANBK Tahun 2021 serta rencananya akan dilanjutkan kegiatan Ujian ANBK pada Tanggal 29 s.d 30 September 2021. Semoga pelaksanaan simulasi PTM tingkat SD dan SMP sudah berjalan sesuai dengan persyaratan protokol kesehatan dalan instruksi Mendagri.“Semoga simulasi selama seminggu dapat berjalan lancar, aman, dan sukses,” kata Marhaiyun. Pada simulasi hari pertama tersebut, guru tidak langsung memberikan materi pelajaran tapi pengenalan, dengan ruang kelas terisi 50 persen dari kapasitas. Selain itu, lama belajar PTM juga dibatasi dua jam saja.